Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2012

Karena Kamu ▿▿▿▿▿▿▿ ♥

Sumber : www.google.com

Deretan kata yang pernah ada

Tak akan bermakna

Dan terasa hampa,

bila kamu tak ada disampingku

Bunga hati pasti layu saat tak mendapat sinar cintamu

Tatapan hangat itu bersenandung dalam memoriku

Dekap hangatmu merengkuh kekuatan hidupku

Saat semua orang tak bersikap baik padaku

Ada kamu yang menerimaku

Disaat semua orang tatap jahat atas diriku

Ada kasihmu yang mendukungku

Menjadikan aku lebih kuat

Menjadikan aku lebih hebat

Menjadikan hariku penuh warna

Kau adalah sang pelangi hatiku

Jangan pernah lelah menghadapiku

Jangan pernah berhenti mencintaiku

Karena kamu adalah inspirasi hidupku

Karena kamu adalah energi nafasku

Mata air cintaku

Karena Kamu, Kabut Merah Jambu terhebatku

Rabu, 20 Juni 2012

Harapan Di Pagi ini

Sumber : google.com
Harapan
Ku dengar gemericik air diantara dedaunan
Ku lihat lembayung pagi menyambut sang mentari
Bersama awan yang dengan syahdu menemani
indahnya rona pagi ini.....
Desir angin dengan lembut mengusap kalbu
Seiring dengan nafas yang berhembus tanpa ragu
Di aluni suara burung yang berkicau syahdu
untuk menemani langkahku.....
Ku langkahkan kaki ini menuju persimpangan jalan
Bersama harapan ingin ku raih masa depan
Tak peduli aral melintang menghadang
Ku tetap pada suatu tujuan.....
Berusaha merupakan kunci keberhasilan
Kegagalan merupakan awal kesuksesan
Berdoa untuk sebuah harapan
Merupakan kunci menatap masa depan
Aku tahu semua ini sulit tuk diwujudkan
Tapi asa ini akan terus melawan
dengan penuh keyakinan....
Menerjang kerasnya dinding penghalang
keyakinan ini tak terbendung lagi
untuk menanti hasil jerih payah ini....

Gerimis dan Tentangmu

Kali ini tentang gerimis, juga tentangmu ..

Sumber : www.google.com
Gerimis sore ini, entah mengapa mengingatkanku kepadamu,
Pada matahari yang selalu menghangatkan ku ..
Dingin gerimis sore ini, entah mengapa mengingatkanku pada beku hatimu,
Beku batu yang tak kunjung luluh digerimisi beribu hari..

 ***
Saat ini yang aku ketahui hanyalah,
Aku mencintai gerimis....
Karena saat gerimis kita bisa bertemu. Karena gerimis mengawali hari-hari yang kita lalui bersama dengan penuh kebahagiaan.
Karena saat gerimis, aku merasa kau ada di sini, menemani kesendirianku.
Aku mencintai gerimis....
Karena semuanya menerbangkan ingatanku pada wajahmu, senyummu, matamu atau gaya bicaramu yang menggemaskan.
Aku mencintai gerimis....
Karena kaupun begitu. kau bilang kau menyukai aroma tanah basah dan kaupun bilang, kau mencintai saat dimana titik-titik air menyentuh ujung kepalamu.
Aku mencintai gerimis....
Karena gerimis akan selalu mengingatkanku padamu,
pada kita ..

Jumat, 01 Juni 2012

Do'a Yang Tulus Untuk ^My Mom and My Dad^

” Seuntai do’a sederhana seorang anak kepada Tuhan untuk kedua orang tuanya “
Tuhan..
Berikanlah kesehatan keduanya, karena aku tidak akan kuat jika harus melihat mereka terkulai lemah dengan berbagai penyakit yang mengerogoti tubuhnya.
Tuhan..
Berikanlah kekuatan keduanya, agar ada tempat utuk bersandar ketika aku lemah dan terjatuh.
Tuhan..
Eratkanlah keduannya satu sama lain, agar mereka bisa berimbang dalam menentukan segala hal.
Tuhan..
Kasihanilah keduanya, karena mereka telah memberiku kasih sayang tanpa batas dari semenjak lahir hingga sekarang.
Tuhan..
Panjangkanlah umur keduanya, agar mereka bisa senantiasa menemaniku menapaki perjalanan hidup.
Tuhan..
Mudahkanlah dan berikan kelancaran pada mereka dalam mencari rejeki serta tunjukkanlah rejeki mana yang halal,agar ketika mereka sudah tiada tidak ada malaikat yang menghukumnya karena memberikan rejeki yang tidak halal bagi anak-anaknya dan ampunilah semua dosa-dosa keduanya.


Minggu, 27 Mei 2012

♫♫ Ingatlah Aku Sesaat ♫♫


Sumber: www.google.com

Sendu wajahmu bak langit senja
Merdu suaramu bagai alunan kidung cinta
Canda manjamu bak tetesan embun di pagi hari

Kamis, 17 Mei 2012

Mata Bisa Menceritakan Segalanya


sumber : www.google.com

Saat hatimu tidak tahu untuk berbicara, 
Matamu menitiskan air mata..
Matamu tidak mungkin pernah bisa membohongi perasaanmu,
Kau bisa saja berselindung disebalik senyuman itu,

Namun kesedihanmu jelas terpancar di ruang matamu..
Kau bisa mengatakan kau tidak apa-apa,
Tapi ku bisa membaca matamu,


Sebuah TINTA Pengharapan



sumber : www.google.com

Menulis mungkin hal terindah dalam hidupku...
 Bercengkrama dengan hatiku meski dalam bisu...
Dan biarkan tinta penaku melukis isi hatiku
Itulah caraku mengartikan bicara dalam bisu,,

Dia adalah MATAHARI Ku dan Dia adalah SINAR Ku




foto Sitti Suci

Ibarat berjalan diatas duri tanpa memakai alas kaki..
Inilah kisah perjalanan cintaku yang Hampir Sebulan ini Ku Jalani..
Cobaan yang kadang selalu datang menghampiri..
Meskipun itu harus kubayar dengan peluh dan air mata,
Namun semua itu tak akan menggentarkan langkahku untuk bersama dirimu..
Ibarat permata yang berkilau nan indah..
Yang mencerminkan kebaikan dan ketulusanmu..

♚ ku yang Selalu MERINDUKAN mu ♚

Ku tak sanggup untuk membisu

Hasratku mengharu biru

Dalam lirih inginku bertemu,,

Dimanakah kekasihku ?? Sedang apa kekasihku ??

Bagaikan menghitung bintang, Bagaikan menghitung rinai hujan..

Diriku ini terasa tak mampu,,

Bibirku keluh,

Lentera malam, tak selalu terang,

Andai saja diriku bisa menantang sang surya,

Aku pasti berdiri di batas senja ini sekarang,

Dan berharap tak sendirian aku lalui pagi siang dan malam yang tersisa..

♡ Menanti Senja itu Untukku ♡


♔ ‏ ♔ ‏PEREMPUAN Dan MALAM ♔ ‏♔ ‏


Membuka jendela,
Aku menemukan malam masih menggelantung dikedua matamu...
Hitam kopi dan gelap langit berebutan menjadi laut, bagimu melayari pekatnya...
Bintang selalu saja gagap menunjukkan peta, kearah mana kau akan menemukan pagi yang dermaga...
Sedang asin laut dan gigil angin gigih menggigit tubuhmu...

Mungkin kau sebegitu beku kaku menafsirkan malam....
Menyunggingkan senyum sepanjang detak nadi membunuh detik satu persatu....
Menjadi hitungan almanak yang tentu saja besok harus gugur menjadi angka lain....
Berulang-ulang...
Sebab lapar selalu melontar kabar....
Dan kau masih saja melulu beku kaku....

Waktu mengutuk kesakitan menjadi sarapan yang matang sebelum kau sembunyikan matahari dibalik dadamu yang selalu rapuh hampir rubuh menjelang subuh gadaikan gaduh......
"Didalamnya, aku lahap dan bisa menjadi malaikat bagi sepasang mata mungil yang senantiasa membahasakan pukau CINTA lewat kemilau cemerlang tatapannya, yang sesekali membadai....."

Di luar jendela,
Aku membaca isyarat...
Orang-orang berterbangan menuju langit...
Mencari matahari yang kau sembunyikan....

Tangisan Dibalik Wajah Merah Merona




sumber : www.google.com

AYAH...
Engkau bukanlah dia ataupun dirinya ...
Bayang tangismu menghantui jiwa...
Wajah merah merona kau pancarkan...
Tapi hati putihmu menangis...

AYAH...
Engkau adalah bebatuan kokoh ditengah badai...
Panas membakar, dingin menyelimuti...
Kau anggap angin lalu...
Itulah saksi betapa kuat jiwa coklat kelammu..
Pagi begitu mudah berganti malam...
Tapi tak semudah perjuanganmu...
Keras hidupmu sehitam pekatnya malam..
Tak pernah seindah cerahnya mentari...
Sungguh semanis garam yang kau rasakan...
AYAH...
Apakah hanya untuk Anakmu kau rela...
Sakit itu menghampiri tubuhmu...
YA ALLAH, dekaplah dirinya dalam lindunganmu...
AYAH...
Teruslah berjalan menuju pencapaian sempurna...
Agar hidup kelam ini menjadi cerah...

sumber : www.google.com